š MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA
BAB I – Al-Qur'an Menginspirasi: Meraih Kesuksesan dengan Semangat Mencari Ilmu
Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti | Fase D / Kelas IX / Semester I
š§¾ A. Identitas Modul
Anis Susanti, M.Pd.I
SMPN 1 Tanjung Lago
2026
SMP
PAI dan Budi Pekerti
D / IX / I (Ganjil)
5 Pekan / 15 Jam Pelajaran
šÆ B. Kompetensi Awal
Capaian Pembelajaran Fase D
Pada akhir Fase D, pada elemen Al-Qur'an Hadis peserta didik memahami definisi Al-Qur'an dan Hadis Nabi dan posisinya sebagai sumber ajaran agama Islam. Peserta didik juga memahami pentingnya pelestarian alam dan lingkungan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam ajaran Islam. Peserta didik juga mampu menjelaskan pemahamannya tentang sikap moderat dalam beragama. Peserta didik juga memahami tingginya semangat keilmuan beberapa intelektual besar Islam. Dalam elemen akidah, peserta didik mendalami enam rukun Iman. Dalam elemen akhlak, peserta didik mendalami peran aktivitas salat sebagai bentuk penjagaan atas diri sendiri dari keburukan. Peserta didik juga memahami pentingnya verifikasi (tabayyun) informasi sehingga dia terhindar dari kebohongan dan berita palsu. Peserta didik juga memahami definisi toleransi dalam tradisi Islam berdasarkan ayat-ayat Al-Qur'an dan Hadis-Hadis Nabi. Peserta didik juga mulai mengenal dimensi keindahan dan seni dalam Islam termasuk ekspresi-ekspresinya. Dalam elemen ibadah, peserta didik memahami internalisasi nilai-nilai dalam sujud dan ibadah salat, memahami konsep mu'Ämalah, riba, rukhsah, serta mengenal beberapa mazhab fikih, dan ketentuan mengenai ibadah qurban. Dalam elemen sejarah, peserta didik mampu menghayati penerapan akhlak mulia dari kisah-kisah penting dari Bani Umayyah, Abbasiyyah, Turki Usmani, Syafawi dan Mughal sebagai pengantar untuk memahami alur sejarah masuknya Islam ke Indonesia.
Capaian Pembelajaran Berdasarkan Elemen
| Elemen | Capaian Pembelajaran |
|---|---|
| Al-Qur'an dan Hadis | Peserta didik memahami definisi Al-Qur'an dan Hadis Nabi dan posisinya sebagai sumber ajaran agama Islam. Peserta didik juga memahami pentingnya pelestarian alam dan lingkungan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam ajaran Islam. Peserta didik juga mampu menjelaskan pemahamannya tentang sikap moderat dalam beragama. Peserta didik juga memahami tingginya semangat keilmuan beberapa intelektual besar Islam. |
š§© C–F. Profil, Sarana, Target, dan Model Pembelajaran
C. Profil Pelajar Pancasila:
Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan YME
Berakhlak Mulia
Berkebinekaan Global
Bernalar Kritis
D. Sarana dan Prasarana:
LCD Projector, Speaker aktif, Notebook, CD Pembelajaran interaktif, HP, kamera, kertas karton, spidol, atau media lain sesuai situasi dan kondisi sekolah.
E. Target Peserta Didik:
Peserta didik reguler/tipikal — umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi ajar.
F. Model Pembelajaran:
Pembelajaran Tatap Muka.
šÆ A. Tujuan Kegiatan Pembelajaran
Tujuan Pembelajaran Bab:
Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan mampu membaca, mengartikan, menulis, mendemonstrasikan hafalan dan menjelaskan kandungan Q.S. al-Mujadilah [58]: 11, Q.S. az-Zumar [39]: 9 serta hadis tentang menuntut ilmu, dan terbiasa membaca, mengartikan, menulis, menghafal Al-Qur'an dengan benar, meyakini bahwa Allah Swt. akan mengangkat derajat orang-orang yang berilmu serta terbiasa berperilaku semangat dalam mencari ilmu, serta mampu membuat paparan biografi singkat salah seorang cendekiawan muslim yang berjasa dalam pengembangan ilmu pengetahuan, dan mampu meneladaninya dalam kehidupan saat ini.
Tujuan Pembelajaran per Pertemuan
Pertemuan 1 — Metode Tutor Sebaya & Tanya Jawab
- Membaca Q.S. Al-MujÄdilah [58]: 11 sesuai kaidah tajwid, khususnya hukum bacaan waqf dengan benar
- Membaca Q.S. Az-Zumar [39]: 9 sesuai kaidah tajwid, khususnya hukum bacaan waqf dengan benar
- Membaca hadis tentang keutamaan mencari ilmu dengan makhraj yang benar
- Terbiasa membaca Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari dengan benar
Pertemuan 2 — Metode Pair Check
- Mengartikan Q.S. Al-MujÄdilah [58]: 11 dengan benar
- Mengartikan Q.S. Az-Zumar [39]: 9 dengan benar
- Mengartikan hadis tentang keutamaan mencari ilmu dengan benar
- Terbiasa mengartikan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari dengan benar
Pertemuan 3 — Metode Drill & Parade Hafalan Qur'an
- Menulis dan mendemonstrasikan hafalan Q.S. Al-MujÄdilah [58]: 11 dengan lancar
- Menulis dan mendemonstrasikan hafalan Q.S. Az-Zumar [39]: 9 dengan lancar
- Menulis dan mendemonstrasikan hafalan hadis tentang keutamaan mencari ilmu dengan lancar
- Terbiasa menghafal Al-Qur'an dan hadis dengan lancar dalam kehidupan sehari-hari
Pertemuan 4 — Metode Group Investigation & Reflektif Thinking
- Menjelaskan kandungan Q.S. Al-MujÄdilah [58]: 11 dengan benar
- Menjelaskan kandungan Q.S. Az-Zumar [39]: 9 dengan benar
- Menjelaskan kandungan hadis tentang keutamaan mencari ilmu dengan benar
- Meyakini bahwa Allah Swt. akan mengangkat derajat orang-orang yang berilmu
- Terbiasa berperilaku semangat dalam mencari ilmu
Pertemuan 5 — Model Pembelajaran Berbasis Produk
- Membuat paparan tentang biografi singkat salah seorang cendekiawan/ilmuwan muslim yang berjasa
- Meneladani dan menerapkannya dalam kehidupan saat ini
š” B. Pemahaman Bermakna
- Q.S. Al-MujÄdilah [58]: 11, Q.S. Az-Zumar [39]: 9
- Hadis tentang keutamaan mencari ilmu
- Hukum bacaan waqf
❓ C. Pertanyaan Pemantik
- Guru meminta peserta didik untuk mengamati infografis Bab 1, yakni Q.S. Al-MujÄdilah [58]: 11, Q.S. Az-Zumar [39]: 9 serta hadis tentang keutamaan mencari ilmu. Guru memberikan penjelasan tambahan apabila peserta didik belum memahami infografis.
- Selanjutnya guru meminta peserta didik untuk membaca Pantun Islami, dan mengerjakan Aktivitas 1 sebagai respon terhadap rubrik pantun.
- Guru mengajak peserta didik untuk membaca rubrik Tafakur, dan melakukan Aktivitas 2 sebagai respons terhadap rubrik Tafakur.
- Setelah itu guru memberikan kata kunci topik yang akan dibahas, terdapat pada rubrik Titik Fokus.
š D. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Pertama — Metode Tutor Sebaya dan Tanya Jawab
a. Kegiatan Pendahuluan
- Guru membuka pelajaran dengan mengucapkan salam
- Guru mengajak peserta didik untuk berdoa, dan membaca Al-Qur'an surah/ayat pilihan
- Guru menyiapkan fisik dan mental peserta didik untuk belajar, dengan mengecek kehadiran, kerapian pakaian dan memberikan beberapa pertanyaan terkait kesiapan psikis mereka mengikuti pelajaran
- Guru memberikan motivasi dan mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan materi pembelajaran, menyampaikan cakupan materi, tujuan, kegiatan pembelajaran, serta lingkup dan teknik penilaian
- Guru mengaitkan dan mengulang sedikit materi pada pertemuan sebelumnya, kemudian dikaitkan dengan materi yang akan dibahas dengan memberikan beberapa pertanyaan sederhana
- Mengkondisikan peserta didik untuk duduk secara berkelompok
b. Kegiatan Inti
- Guru menentukan beberapa orang peserta didik yang paling tartil membaca Al-Qur'an sebagai tutor
- Peserta didik yang menjadi tutor disebar dalam setiap kelompok
- Guru atau salah seorang tutor memberikan contoh bacaan Q.S. Al-MujÄdilah [58]: 11, Q.S. Az-Zumar [39]: 9
- Peserta didik dan guru bertanya jawab terkait tajwid terutama hukum bacaan waqf
- Anggota kelompok berlatih membaca Al-Qur'an sesuai tajwid terutama hukum bacaan waqf, dipandu oleh tutor sebaya
- Guru bertindak sebagai narasumber dan fasilitator yang akan mengontrol bacaan peserta didik setelah berlatih dengan tutor sebaya
- Setiap anggota kelompok secara bergantian membaca Al-Qur'an dibimbing tutor sebaya (Aktivitas 3)
- Jika ada masalah yang tidak terselesaikan, barulah tutor meminta bantuan guru
- Guru berpindah dari satu kelompok ke kelompok lainnya untuk memberikan bantuan
- Guru mengecek bacaan Al-Qur'an peserta didik dengan format penilaian praktik membaca
- Peserta didik mengerjakan Aktivitas 4, mencari hukum bacaan waqf dalam Q.S. Al-MujÄdilah [58]: 11 dan Q.S. Az-Zumar [39]: 9
- Guru dan peserta didik membaca hadis tentang keutamaan mencari ilmu
c. Kegiatan Penutup
- Guru dan peserta didik menyimpulkan materi pelajaran
- Guru dan peserta didik melakukan refleksi
- Guru dapat memberikan penugasan dan informasi lain sebagai tindak lanjut
- Mengajak semua peserta didik untuk mengakhiri pembelajaran dengan berdoa
Pertemuan Kedua — Metode Pair Check
a. Kegiatan Pendahuluan
- Guru membuka pelajaran dengan mengucapkan salam
- Guru mengajak peserta didik untuk berdoa, dan membaca Al-Qur'an surah/ayat pilihan
- Guru menyiapkan fisik dan mental peserta didik untuk belajar, mengecek kehadiran dan kerapian pakaian
- Guru memberikan motivasi dan menyampaikan cakupan materi, tujuan, kegiatan pembelajaran serta teknik penilaian
- Guru mengaitkan materi sebelumnya dengan materi yang akan dibahas
- Mengkondisikan peserta didik untuk duduk secara berkelompok
b. Kegiatan Inti
- Guru memberikan contoh membaca arti perkata dari Q.S. Al-MujÄdilah [58]: 11, Q.S. Az-Zumar [39]: 9 serta hadis tentang keutamaan mencari ilmu
- Guru membimbing peserta didik membaca arti perkata dari ayat Al-Qur'an serta hadis
- Peserta didik membaca arti perkata dan dicek oleh teman sebangkunya
- Peserta didik yang tadi bertugas mengecek, bertukar tugas menjadi pembaca dan dicek oleh temannya
- Guru dan peserta didik secara bersama-sama membaca arti ayat dan hadis secara keseluruhan
- Peserta didik mengerjakan Aktivitas 5, melengkapi tabel arti kata (mufradat)
c. Kegiatan Penutup
- Guru dan peserta didik menyimpulkan materi pelajaran
- Guru dan peserta didik melakukan refleksi
- Guru dapat memberikan penugasan dan informasi lain sebagai tindak lanjut
- Mengajak semua peserta didik untuk mengakhiri pembelajaran dengan berdoa
Pertemuan Ketiga — Metode Drill dan Parade Hafalan Qur'an
a. Kegiatan Pendahuluan
- Guru membuka pelajaran dengan mengucapkan salam
- Guru mengajak peserta didik untuk berdoa, dan membaca Al-Qur'an surah/ayat pilihan
- Guru menyiapkan fisik dan mental peserta didik untuk belajar
- Guru memberikan motivasi dan menyampaikan cakupan materi, tujuan, dan teknik penilaian
- Guru mengaitkan materi sebelumnya dengan materi yang akan dibahas
- Mengkondisikan peserta didik untuk duduk secara berkelompok
b. Kegiatan Inti
- Peserta didik duduk berkelompok mengerjakan Aktivitas 6, menulis Q.S. Al-MujÄdilah [58]: 11, Q.S. Az-Zumar [39]: 9 serta hadis tentang keutamaan mencari ilmu
- Guru berkeliling memberikan bimbingan dan koreksi langsung terhadap tulisan peserta didik
- Peserta didik secara berkelompok menghafal ayat Al-Qur'an serta hadis
- Guru berkeliling memberikan bimbingan dan koreksi terhadap hafalan peserta didik
- Guru memberikan dorongan agar peserta didik mampu melakukan sendiri, tidak mengandalkan orang lain
- Secara bergantian, tiap kelompok berparade menampilkan tulisan dan hafalannya di depan kelas
- Guru mengecek hafalan Al-Qur'an peserta didik dengan format penilaian praktik menghafal
- Guru memberikan apresiasi dan melakukan refleksi materi serta kendala yang ditemui
c. Kegiatan Penutup
- Guru dan peserta didik menyimpulkan materi pelajaran
- Guru dan peserta didik melakukan refleksi
- Guru dapat memberikan penugasan dan informasi lain sebagai tindak lanjut
- Mengajak semua peserta didik untuk mengakhiri pembelajaran dengan berdoa
Pertemuan Keempat — Metode Group Investigation dan Reflektif Thinking
a. Kegiatan Pendahuluan
- Guru membuka pelajaran dengan mengucapkan salam
- Guru mengajak peserta didik untuk berdoa, dan membaca Al-Qur'an surah/ayat pilihan
- Guru menyiapkan fisik dan mental peserta didik untuk belajar
- Guru memberikan motivasi dan menyampaikan cakupan materi, tujuan, dan teknik penilaian
- Guru mengaitkan materi sebelumnya dengan materi yang akan dibahas
- Mengkondisikan peserta didik untuk duduk secara berkelompok
b. Kegiatan Inti
- Guru menjelaskan secara sekilas tentang isi kandungan Q.S. Al-MujÄdilah [58]: 11, Q.S. Az-Zumar [39]: 9 serta hadis tentang keutamaan mencari ilmu
- Peserta didik berkelompok mengerjakan Aktivitas 7, tentang nilai yang bisa dijadikan tuntunan dalam kehidupan sehari-hari
- Masih dalam kelompok yang sama, peserta didik mengerjakan Aktivitas 8 dengan tema berbeda tiap kelompok:
- Kelompok 1: Keutamaan ilmu menurut Q.S. Al-MujÄdilah [58]: 11
- Kelompok 2: Keutamaan ilmu menurut Q.S. Fatir [35]: 28
- Kelompok 3: Keutamaan ilmu menurut Q.S. Al-Baqarah [2]: 269
- Kelompok 4: Keutamaan ilmu menurut H.R. Muslim no. 2699
- Kelompok 5: Keutamaan ilmu menurut H.R. Muslim no. 1631
- Setiap kelompok secara bergiliran mempresentasikan hasil diskusi, kelompok lain memberikan tanggapan
- Guru mengajak peserta didik menuliskan dan menghafalkan doa sebelum belajar (Aktivitas 9)
- Peserta didik mengerjakan Aktivitas 10, merenungkan perilaku semangat mencari ilmu yang sudah dan belum dilakukan
c. Kegiatan Penutup
- Guru dan peserta didik menyimpulkan materi pelajaran
- Guru dan peserta didik melakukan refleksi
- Guru dapat memberikan penugasan dan informasi lain sebagai tindak lanjut
- Mengajak semua peserta didik untuk mengakhiri pembelajaran dengan berdoa
Pertemuan Kelima — Model Pembelajaran Berbasis Produk
a. Kegiatan Pendahuluan
- Guru membuka pelajaran dengan mengucapkan salam
- Guru mengajak peserta didik untuk berdoa, dan membaca Al-Qur'an surah/ayat pilihan
- Guru menyiapkan fisik dan mental peserta didik untuk belajar
- Guru memberikan motivasi dan menyampaikan cakupan materi, tujuan, dan teknik penilaian
- Guru mengaitkan materi sebelumnya dengan materi yang akan dibahas
- Mengkondisikan peserta didik untuk duduk secara berkelompok
b. Kegiatan Inti — Langkah-langkah pembelajaran berbasis produk:
- Secara berkelompok, membuat paparan tentang biografi singkat salah seorang cendekiawan/ilmuwan muslim yang berjasa dalam pembangunan bangsa
- Setiap kelompok secara bergiliran, mempresentasikan hasil produk
- Mengevaluasi pengalaman saat membuat produk, dan melakukan refleksi
c. Kegiatan Penutup
- Guru dan peserta didik menyimpulkan materi pelajaran
- Guru dan peserta didik melakukan refleksi
- Guru dapat memberikan penugasan dan informasi lain sebagai tindak lanjut
- Mengajak semua peserta didik untuk mengakhiri pembelajaran dengan berdoa
Metode dan Aktivitas Pembelajaran Alternatif
| Pertemuan | Metode Alternatif |
|---|---|
| Pertama | Demonstrasi |
| Kedua | Make a Match |
| Ketiga | Think Pair Share |
| Keempat | Jigsaw |
| Kelima | Student Teams Achievement Divisions (STAD) |
Untuk pembelajaran jarak jauh bisa menggunakan metode demonstrasi atau metode lain dengan media Google Meet atau Zoom Meeting.
Panduan Pembelajaran bagi Peserta Didik dengan Kemampuan Berbeda
- Bagi peserta didik yang mengalami kesulitan belajar: guru dapat menerapkan teknik bimbingan kelompok/individual/tutor sebaya/sistem modul/bantuan komputer (computer assisted instruction)/pembelajaran terprogram/pemberian tugas khusus.
- Bagi peserta didik dengan kecepatan belajar tinggi: guru dapat memberdayakan mereka menjadi tutor sebaya atau memberikan pengayaan dari beragam sumber belajar.
Guru juga perlu berkoordinasi dengan wali kelas, guru BK, orang tua, bahkan konselor untuk membantu peserta didik dengan beraneka ragam kemampuan.
Penguatan Materi
Guru melakukan klarifikasi dan penguatan materi dengan panduan rubrik Ikhtisar pada buku peserta didik, agar peserta didik mengetahui poin-poin penting materi yang dibahas dan termotivasi untuk membaca materi secara lengkap.
šŖ E. Refleksi
Peserta didik diajak melakukan aktivitas refleksi pada rubrik Uswatun Hasanah dan Pribadi Pelajar Berkarakter. Guru meminta peserta didik membaca kisah inspiratif Ali bin Abi Ṭolib r.a. yang oleh Rasulullah diibaratkan "pintunya ilmu", kemudian mengerjakan Aktivitas 11 untuk menggali nilai-nilai positif yang bisa diteladani.
Tabel Pribadi Pelajar Berkarakter
| No | Karakter yang Diharapkan | Mampu | Belum Mampu |
|---|---|---|---|
| 1 | Mencintai ilmu pengetahuan | ||
| 2 | Terbiasa menjalankan perintah agama sebagai penerapan dari ilmu | ||
| 3 | Terbiasa memberi kemudahan/kelapangan bagi orang lain | ||
| 4 | Mandiri dan senantiasa menggali potensi diri | ||
| 5 | Berpikir kritis dan senantiasa ingin mencari tahu | ||
| 6 | Semangat dalam mencari dan mengembangkan ilmu pengetahuan | ||
| 7 | Hormat dan patuh pada guru | ||
| 8 | Tawakal atas semua hasil yang diperoleh |
Apakah kalian sudah memiliki karakter-karakter tersebut? Hal apa yang menjadi penghambat kalian untuk menjadi pribadi yang berkarakter? Sebaiknya mulailah dari diri kita sendiri, dari hal kecil, dan dari sekarang.
š F. Penilaian
1. Penilaian Sikap — Rubrik Mari Bermuhasabah
Rubrik ini berisi penilaian diri untuk sikap spiritual dan sikap sosial yang harus diisi peserta didik dengan jujur, dengan cara memberi tanda centang pada emoticon sesuai keadaan sebenarnya (selalu, sering, jarang, tidak pernah) beserta alasannya. Guru memberikan tanggapan pada kolom Catatan/Penilaian Guru, dan apabila peserta didik belum menunjukkan sikap yang diharapkan, dilakukan tindak lanjut pembinaan oleh guru, wali kelas, dan/atau guru BK.
| No | Pernyataan |
|---|---|
| 1 | Membaca buku agama/buku umum |
| 2 | Menjalankan perintah agama sebagai penerapan dari ilmu |
| 3 | Memberi kemudahan/kelapangan bagi orang lain |
| 4 | Antusias terhadap ilmu yang disampaikan guru |
| 5 | Mandiri dan senantiasa menggali potensi diri |
| 6 | Berpikir kritis dan senantiasa ingin mencari tahu |
| 7 | Semangat dalam mencari dan mengembangkan ilmu pengetahuan |
| 8 | Semangat mengembangkan ilmu pengetahuan |
| 9 | Hormat dan patuh pada guru |
| 10 | Tawakal atas semua hasil yang diperoleh |
2. Penilaian Pengetahuan — Rubrik Mari Berlatih (Soal Pilihan Ganda & Uraian)
Penilaian pengetahuan menggunakan teknik tes tertulis terdiri dari 10 soal pilihan ganda (4 pilihan jawaban) dan 5 soal uraian, disusun bervariasi dan mengarah pada High Order Thinking Skill (HOTS).
A. Soal Pilihan Ganda
- Lengkapi ayat pada Q.S. al-Mujadilah [58]: 11 berikut: (lanjutan ayat)
- Ketika membaca Al-Qur'an menjumpai tanda waqaf saktah, maka tanda tersebut menunjukkan...
A. Harus berhenti B. Lebih utama berhenti C. Boleh berhenti dan boleh terus D. Berhenti sejenak tanpa mengambil nafas - Al-Qur'an merupakan pesan Allah Swt. untuk manusia agar menggapai kebaikan hidup. Al-Qur'an berfungsi...
A. Memberi petunjuk dan penjelas bagi sesuatu yang harus diketahui B. Menjadikan amal bagi yang membacanya C. Memberi penguatan pada kehidupan D. Menjelaskan isi hadis - Berdasarkan Q.S. Al-Mujadilah ayat 11, ada dua golongan yang akan ditinggikan derajatnya oleh Allah Swt., yaitu...
A. Orang yang bersyukur dan bertawakal B. Orang yang taqwa dan sabar C. Orang yang berikhtiar dan berdoa D. Orang yang beriman dan berilmu - Manakah yang bukan termasuk manfaat dari perilaku semangat mencari ilmu? (pilihan 1–4 pada soal asli)
- Kandungan lafal tentang orang berilmu tidak akan sama dengan orang yang tidak berilmu — terdapat pada lafaz...
- Allah Swt. membandingkan karakteristik orang berilmu dengan yang tidak berilmu melalui Q.S. Az-Zumar [39]: 9, dengan tujuan agar manusia...
A. Semangat menuntut ilmu B. Senantiasa bersabar C. Senantiasa bersyukur D. Semangat bersedekah - Ilmu Allah yang sangat luas, digambarkan seperti hamparan alam yang tak pernah kering untuk dibaca, diteliti, dan ditulis. Asmaul Husna yang sesuai adalah...
A. Al-Malik B. Al-'Adil C. Al-Hakim D. Al-'Alim - Tanda-tanda ilmu yang bermanfaat, yang selalu menyertai orang yang telah meninggal, ditunjukkan oleh pernyataan nomor...
- Contoh paling tepat dari perilaku semangat mencari ilmu ditunjukkan pada nomor... (dari daftar pernyataan pada soal asli)
B. Soal Uraian
- Mengapa setiap umat Islam diwajibkan mencari ilmu?
- Analisis perbedaan antara orang yang berilmu dengan orang yang tidak berilmu!
- Jelaskan kaitan antara pentingnya menuntut ilmu dan meraih cita-cita!
- Sebutkan hal-hal yang harus diperhatikan saat menuntut ilmu!
- Bagaimana akibatnya jika kita memiliki ilmu namun tidak diamalkan?
Kriteria Skor Uraian:
- 1 = Jawaban sangat tidak sesuai dengan jawaban yang benar
- 2 = Jawaban masih ada lebih dari dua kesalahan
- 3 = Jawaban masih ada satu kesalahan
- 4 = Jawaban sesuai dengan jawaban yang benar
Pengolahan Nilai: Nilai akhir merupakan hasil akumulasi nilai PG dengan nilai uraian, kemudian dibagi 3.
3. Penilaian Keterampilan — Rubrik Mari Berkreasi
Rubrik ini menilai aspek keterampilan peserta didik: praktik membaca (Aktivitas 4), praktik menerjemahkan (Aktivitas 5), praktik menulis dan menghafal (Aktivitas 6), serta penilaian produk berupa paparan biografi singkat cendekiawan/ilmuwan muslim.
a) Rubrik Penilaian Membaca (Skor 1–4 tiap surat/hadis, Nilai maksimal 4×3=12)
4 = Lancar dan sesuai tajwid | 3 = Kurang lancar tapi sesuai tajwid | 2 = Lancar tapi tidak sesuai tajwid | 1 = Tidak lancar dan tidak sesuai tajwid
Penghitungan nilai = (Skor diperoleh ÷ Skor maksimal) × 100
b) Rubrik Penilaian Menulis
4 = Bentuk huruf, peletakan huruf, dan harakat tepat | 3 = Sebagian kecil tidak tepat | 2 = Sebagian besar tidak tepat | 1 = Bentuk huruf, peletakan huruf, dan harakat kurang tepat
c) Rubrik Penilaian Menghafal
4 = Hafal dan lancar | 3 = Hafal tapi kurang lancar | 2 = Hafal sebagian besar | 1 = Hafal sebagian kecil
d) Rubrik Penilaian Produk (Biografi Cendekiawan Muslim)
Aspek yang dinilai (skor 1–5): Perencanaan (persiapan, jenis produk), Tahapan Proses Pembuatan (persiapan alat & bahan, teknik pengolahan, kerjasama kelompok), dan Tahap Akhir (bentuk penayangan, inovasi, kreativitas).
Skor akhir = (Skor perolehan ÷ Skor tertinggi) × 100
š G. Kegiatan Pengayaan dan Remedial
1. Remedial
Bagi peserta didik yang masih kurang memahami materi bab ini:
- Membaca kembali materi dengan seksama, dan bertanya kepada teman atau guru bila belum paham
- Mengerjakan kembali rubrik Mari Bermuhasabah, Mari Berlatih, maupun Mari Berkreasi yang belum dipahami
2. Pengayaan
Untuk menambah wawasan, peserta didik dapat mencari referensi (web, blog, buku, artikel) mengenai:
- Keutamaan ilmu
- Cendekiawan Muslim modern
- Adab mencari ilmu
3. Mari Membiasakan Diri (Komunikasi dengan Orang Tua)
Peserta didik mengisi jurnal bacaan Al-Qur'an harian selama satu semester dan melaporkannya kepada guru PAI setiap minggu.
| No | Hari/Tanggal | Surat dan Ayat | Paraf Guru Ngaji/Orang Tua |
|---|---|---|---|
| 1 | |||
| 2 | |||
| dst |
š Lampiran
A. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
Terdiri dari beberapa bagian aktivitas, di antaranya: Tafakkur, Ṭalabul Ilmi, kegiatan kelompok, dan rubrik Uswatun Hasanah yang mengangkat kisah teladan Ali bin Abi Ṭolib r.a., sahabat sekaligus keponakan Rasulullah saw. yang diibaratkan sebagai "pintunya ilmu".
B. Bahan Bacaan Guru & Peserta Didik
- Sumber informasi dari media/website resmi di bawah naungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
- Buku Panduan Guru dan Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SMP/MTs Kelas IX, Kemendikbudristek, 2022
C. Glosarium
| Istilah | Definisi |
|---|---|
| Al-Qur'an | Kalamullah (firman Allah) yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. dalam bahasa Arab, sampai kepada kita secara mutawatir, dimulai dari surat Al-Fatihah dan diakhiri surat An-Nas; membacanya dinilai ibadah. |
| Hadis | Perkataan, perbuatan, dan ketetapan (takrir) Nabi Muhammad saw. sebagai sumber hukum kedua dalam Islam. |
| Ilmu Tajwid | Ilmu yang mempelajari cara mengucapkan huruf-huruf atau membaca ayat-ayat Al-Qur'an dengan benar. |
| Ilmu | Hidayah atau inspirasi yang diperoleh melalui pembelajaran maupun penelitian, yang menunjukkan jalan tepat menyelesaikan masalah. |
| Ulul Albab | Orang-orang yang berpikir; orang yang mempunyai akal sempurna. |
D. Daftar Pustaka
Ad-Damsyiqi, Ibnu Hamzah Al-Husaini Al-Hanafi (2008); Ahmad, Muhammad Yusuf (2016); Al-Hafizh, Ibnu Hajar Al-Asqalani (2000); Al-Hasyimi, Abdul Mun'im (2009); Al-Kumayi, Sulaiman (2008); Al-Munajjid, Muhammad bin Shalih (2006); Ash-Shan'ani, Muhammad Bin Ismail Al-Amir; Asy-Syafrowi, Mahmud (2014); Bahreisy, Salim (2008); Bakhri, Syaiful (2003); Departemen Agama RI (2007); Departemen Pendidikan Nasional (2002); Developer, Saltanera (2011); Dewan Redaksi Ensiklopedi Islam (2002); Hasan, Shahih (2014); Hawwa Said (2006); Hendra, Endang (2012); Husein, Musthafa Harahap (2012); Kementerian Agama RI (2011); Madjid, Nurcholish, dkk (2004); Mughniyah, Muhammad Jawad (2004); Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan (2014); Rosidin, Mukarom Faisal, dkk (2014); Rusyd, Ibnu (2013); Salim, Peter dan Yenny Salim (1995); Sayyid, Sabiq (1993); Shabir, Muslich (2004); Shihab, Quraish (1992); Soenarto, Ahmad (1988); Sulaiman, Moh. (2020); Taufik, Muhammad (2013); Team Baitul Hikmah (2017); Tim Riset dan Studi Islam Mesir (2005); Yatim, Badri (2005); Yusuf, Mundzirin, dkk (2006); Zakaria, A (2003).